Kabupaten Sukabumi, SuaraRepublik.News – Sembilan  Ruang Belajar SMPN 3, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi ” Rusak “, dan sampai saat ini, tidak ada perhatian, apalagi perbaikan. Pihak sekolah sangat berharap disikapi dengan bantuan rehab, terutama dari dinas terkait, Disdik Kabupaten Sukabumi.

Karena berkaitan dengan kondisi ini, sangat mengganggu kenyamanan dan keamanan kegiatan belajar mengajar ( KBM ) baik itu siswa-siswi maupun para pengajarnya di sekolah tersebut.

Tatang, Kepala Sekolah di SMP ini, ketika dijumpai reporter media ini di kantornya, mengatakan, ” Kami sangat berharap kepada pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, serta memohon agar adanya perbaikan atau rehabilitasi sekolah kami.

Menurutnya, ada sekitar  9 ruang kelas yang kondisinya rusak, mungkin termakan usia, dimana pihaknya telah mengajukan  permohonan, melalui DaPodik ( Data Pokok Pendidikan ) pada Disdik, namun hingga saat ini, masih tetap sabar menunggu,

” Semoga kali ini pengajuan kami mendapat respon, sudah pengajuan, baik secara langsung kedinas maupun melalui media masa, agar bisa terdengar pihak terkait harapnya.

Sementara Robet, salah seorang warga yang juga pemantau kebijakan pemerintah mengatakan, kenyamanan sekolah, merupakan inti ketenangan siswa-siswi belajar, demi prestasi yang hendak dicapai.

Kami berharap untuk KBM di sekolah tersebut, secepatnya ada realisasi perbaikan. Kami berupaya membantu mengkomunikasikan kepada pihak terkait, baik kepada Badan  Perencanaan Pembangunan Daerah ( BAPPEDA ) dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, agar mereka mendengar keluhan sekolah-sekolah yang kondisinya perlu perhatian, dengan adanya perbaikan ruang belajar, demi kenyamanan KBM di sekolah-sekolah. Dimana sangat perlu perhatian Pemerintah Kabupaten Sukabumi, kiranya yang benar benar butuh rehab dan perbaikan, yang dikucurkan anggaran, jangan seperti SMPN 1, yang sudah bagus, direhab lagi, sehingga terindikasi pemborosan anggaran, dengan bongkar pasang bangunannya, bahkan sudah mendapatkan lagi bantuan rehab tahun ini, 2020.

Lanjut Robet, Pengajuan ini, sudah dari tahun 2019 lalu, dan kita coba memohon direalisasikan dan sudah berusaha menanyakan kepada Ka.Disdik, juga KaBid SMP, Dede Danil di kantornya, hanya tidak pernah bertemu. Yang bisa dijumpai cuma Ateng, sebagai Kasi Kurikulum, dimana sebelumnya, foto visual ruang kelas yang Rusak telah disampaikan ke bagian sarana prasarana, yang diterima Erik, jelasnya. ( Rob / Ami )