Doloksanggul, Suararepublik.news – Kabupaten Humbang Hasundutan tersentak oleh berita di Medsos dan berlanjut di Media Cetak Sinar Indonesia Baru. Masyarakat Hum bang hasudutan pada tanggal 27 10-2020 masih memberi perhatian kedatangan Bapak Presiden RI 1 Jokowi melihat langsung tempat yang menjadi Lahan pertanian untuk memenuhi undangan Kabupaten Humbang Hasundutan untuk menjadikan Lumbung Pangan hasil dari proses pertanian diawali dari pembukaan lahan yang sudah di buat Pemkab Humbang Hasundutan.

  Baru dua hari setelah Kunjungan Kerja  Peresiden RI 1Jokowi,masyarakat Humbang Hasundutan dikagetkan oleh berita Kadis Pertanian berinisial HM diduga sedang terima fee Proyek sebe SAR Rp 50 juta Viral di Medsos jadi tersiar ke publik.Media Suara Republik News mencoba menjumpai salah seorang PNS di kantor Pertanian Humbang Hasundutan untuk konfirmasi mengenai hal terpublikasikan Ke Medsos Kadis Pertani an HM ,tetapi tidak ada yang mau diajak untuk mengenai hal tersebut ,siapapun di tanya mengenai hal tersebut selalu jawaban tidak tau menahu mengenai hal itu.

 Kemudian ada salah seorang narasumber tanpa disebut nama menjaga hal hal

yang tidak diinginkan demi keselamatan .narasumber mengatakan bahwa harus mengklrifikasi secara langsung dan harus melakukan pembelaan diri secara terbuka

tentang Video yang beredar luas di Medsos dan Media Cetak terkait penerimaan uang dari seseorang jadi dugaan publik korupsi disaat situasi saat ini mau pilkada seben tarlagi  tanggal 9 Desember nanti.

Penerimaan uang Sebanyak itu atau bahasa yang saya tau segepok uang dari seseorang adalah untuk Fee Proyek dan kemungkinkan dana Proyek berasal dari dana  untuk  penanggulangan Covid 19 di Kabupaten Humbang Hasundutan.

Dapat disimpulkan bahwa pejabat pimpinan Dosmar Banjarnahor tersebut adalah tergolong korupsi menurut saya ujarnya.( J.purba)