Nias Utara, suararepublik.news -Polemik yang terjadi disalah satu pemberitaan tentang berita miring kepada Kepala Desa Sisobahili Kecamatan Namohalu Esiwa Kabupaten Nias Utara terkait penggunaan dan pengelolaan dana desa (ADD/DD) di desa Sisobahili.

Atas hal itu Kepala Desa Sisobahili Fanolo Harefa pada Selasa, 27/04/2021 di Sisobahili mengatakan semua berita dan informasi yang dimuat tersebut tidak bisa dipercaya sepanjang tidak ada temuan Lembaga Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) yang resmi. Beliau mengungkapkan hal itu kepada awak media secara langsung bahwa beberapa poin yang disebutkan didalam pemberitaan termasuk mempekerjakan anak-anak dibawah umur adalah tidak benar adanya, termasuk pekerjaan bronjong di Sogimboho yang diswakelolakan dimana hal itu ditangani oleh TPK sendiri dan tidak ada MoU atau dipihak ketigakan. Dalam pelaksanaannya hal itu dikerjakan bukan sebagai Ketua BPD tetapi sebagai masyarakat desa bersama masyarakat yang lain ikut mengerjakan pekerjaan desa tersebut.

Terkait pembagian BLT (Bantuan Langsung Tunai) kepada masyarakat dilakukan dirumah Kepala Desa sebagai Kantor Desa sementara karena kantor Kepala Desa masih belum ada. Dalam proses pembagian BLT dilakukan secara terbuka tanpa ada pemotongan se persen pun kepada masyarakat, kegiatan tersebut dihadiri oleh pendamping desa bahkan ada tim dari Kecamatan yang melihat proses pembagian bantuan itu.

Lanjutnya alasan tidak digunakan balai perpustakaan desa karena kami masih membenahi fasilitas balai. Dan minggu yang lalu sudah kami tempati dan digunakan walau fasilitas balai perpustakaan masih belum lengkap. Terkait mempekerjakan anak dibawah umur itu tidak benar. TPK tidak pernah menyuruh anak dibawah umur untuk bekerja bahkan ada surat pernyataan orangtua bahwa tidak pernah TPK menyuruh anak-anak dibawah umur bekerja diproyek desa tersebut, tegas Kepala Desa.

Juliso Harefa adalah Ketua TPK Desa Sisobahili menegaskan kepada awak media bahwa seluruh laporan yang dimuat diberita sebelumnya 70 persen tidak benar menurut pribadi kami. Kami TPK tidak pernah menyuruh anak-anak dibawah umur bekerja di proyek desa. Bahkan nama-nama yang  bekerja diusulkan oleh Ketua RT masing-masing. Dan berdasarkan nama tersebut TPK melakukan pemanggilan untuk bekerja diproyek desa tersebut.

Harapan kita agar semua yang dilakukan ini yang terbaik dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat desa demi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa secara umum, jelasnya mengakhiri.

Delianus Harefa adalah kontributor salah satu media saat memberikan keterangannya kepada awak media dengan menjelaskan bahwa ketika saya bersama teman-teman yang lain berkunjung di Desa Sisobahili Kecamatan Namohalu Esiwa Kabupaten Nias Utara beberapa minggu yang lalu tidak ada ditemukan masalah sama sekali sesuai yang dilaporkan sebelumnya.

Lanjutnya mengatakan bahwa Inspektorat Kabupaten Nias Utara belum menyatakan bahwa ada temuan atau masalah pada pekerjaan di desa Sisobahili. “Jika hal itu bermasalah maka pihak pengaudit dari Inspektorat memberikan penjelasan resmi.”

Kita jangan mendahului yang bukan kewenangan kita sebagai masyarakat biasa, semua itu ada tim ahlinya dan tim auditnya, tegas Delianus Harefa

(ML)