Jakarta, Suararepublik.News – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mendampingi Jokowi. Bapak Presiden meresmikan runway ke-3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kamis (23/1/20).

Walaupun runway ke-3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta diresmikan Presiden masih menyisakan persoalan yang belum tuntas dalam pembayaran kerohiman, hingga warga mempetanyakan apakah laporan kepada presiden ditutup-tutupi ujar warga yang menolak kerohiman.

Pihak Angkasa Pura II direncanakan hari ini 06/02/2020 akan memberikan uang kerohiman kepada warga selapajang yang terdampak pembangunan Run Way 3 Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta.

Runway ke-3 ini sebenarnya sudah beroperasi sejak akhir tahun 2019 lalu. Keberadaan landasan pacu baru ini diharapkan jadi solusi kepadatan lalu lintas udara.

Sesuai dengan surat undangan dari pihak angkasa pura kepada 38 warga yang terdapak pembangunan tersebut.

Kamis, 6 peburaray 2020 di Pondok lesehan RUM Neglasari Kota Tangerang.

Terkait hal undangan tersebut masyarakyat  yang hadir,sebagian besar menolak uang kerohiman yang diberikan oleh angkasa pura.

Jumlah yang warga yang hadir dalam pertemuan Kurang lebih 30 orang hanya dua menerima selainnya menolak.

Menurut penuturan salah satu warga yang menolak uang kerohiman tersebut an. Anjas. Ia mengatakan kepada media. Kami warga selapajang,banyak hak kami sebagai warga Negara Republik Indonesia dijolomi oleh pihak angkasa pura.

” karena pihak Angkasa Pura II menerapkan Perpres no 62 tahun 2018.Tentang penangan Dampak Sosial Kemasyarakyatan dalam rangka penyedian tanah untuk pembangunan Nasional.

Dalam hal ini Anjas mengharapkan agar penggantian uang kerohiman disamakan Dengan 27 bidang bangunan dalam hamparan yang sama yang sudah dibebaskan terlebih dahulu dengan realisasi anggaran kisaran Rp.200 juta sampai 300 juta. Apa bila permintaan kami tidak dapat dipenuhi ,maka persoalan ini akan kami bawa keringat pengadilan yang lebih tinggi.

Dalam pertemua tersebut,dari pihak Angkasa Pura II dihadiri langsung oleh Ketua Tim Pengadaan Tanah  Bambang sunarso,lurah Selapajang dan juga Kapolsek Kompol R. Manurung.( marbun )