Matiti, Suararepublik.News –  Jembatan gorong gorong  menghubungkan Desa Matiti-Lumban Munte terputus akibat terbawa banjir sejak  Agustus silam, sehingga Masyarakyat yang bermukim di Desa Lumban Munte terisolasi.

Sehingga akses dan kegiatan warga terganggu baik warga yang mau bertani maupun aktivitas lainnya harus memutar sejauh 2 km melalui akses jalan arah Lembaga Pemasyarakatan.

Kepala desa telah mengambil inisiatif dan telah bermufakat dengan warga agar patungan untuk membeli beberapa lembar papan dan balok.

Masyarakyat Lumban Munte telah melakukan gotong royong dan kerja bakti atas saran Kepala Desa Matiti II untuk menyambung jembatan darurat terbuat dari kayu namun tidak bisa dilalui kenderaan roda empat.

Media Suara Republik.News menemui Kepala Desa Matiti II Posma Luhut Manullang menuturkan jalan tersebut merupakan jalan Kabupaten dan kewenangannya ada di PUPR  Kab.Humbang Hasundutan, sementara Desa tidak punya wewwenang, sehingga jalan tersebut tidak bisa dibiyai dari Anggaran Dana Desa.

Hingga berita ini diterbitkan masih tersangkut 1 unit mobil kijang karena terjerumus masuk parit.

Dan juga sebagi laporan kepada Dinas PUPR Kab.Humbang Hasundutan agar segera ditindak lanjuti. (Dorhan M)