Suararepublik.news, Tulungagung 01/04/2021 – Adanya papan penunjuk sebagai pemberitahuan kepada masyarakat tentang ada dan tidaknya pejabat yang berwenang di Kemenag Kabupaten Tulungagung ternyata tidak bisa dibuat patokan. Sehingga saat mendatangi kantor KEMENAG dengan maksud bertemu dengan Kasi PEDMA untuk konfirmasi tentang kejadian di MAN 1 Tulungagung dan apa saja bantuan dari Pemerintah belum bisa jelas karena hanya ditemui oleh Humas beserta staf Kasi PEDMA.

Seperti tulisan di papan informasi kantor Kementrian Agama Kabupaten Tulungagung bahwa Kasi PENDMA ada. Namun Pegawai Pelayanan menyatakan “Perihal informasi di papan itu salah bahwa semua yang ada di papan itu pergi semua maaf belom sempat diganti, saya panggilkan Humas saja” ungkap salah satu pegawai.

Hanik selaku Humas Kemenag saat dikonfirmasi berkaitan dengan permasalahan di Lembaga Pendidikan MAN 1 Tulungagung dan apa saja bantuan dari pemerintah untuk Lembaga Pendidikan Hanik terlihat tolah toleh ( terlihat bingung ) seakan tak mengerti atau enggan menjawab.

Sedangkan menurut Ida, Masroh yang merupakan staf Kasi PEDMA menjelaskan sedikit terkait berapa bantuan dari Pemerintah Pusat dan Provinsi “Bantuannya ada Dana BOS per siswa Satu Juta Lima Ratus ( Rp. 1.500.000,00 ) dan BPOPP dari Provinsi Tujuh Puluh Lima Ribu ( Rp.75.000,00 ) , kalau  dana BOS apabila mungkin belom cukup bisa melakukan tarikan kepada wali murid Melalui komite sekolah secara di musyawarahkan bersama. Semuanya bisa dibicarakan secara baik dan terkait ijasah kalau bisa di komunikasikan dan tidak usah rame atau terkait yang berkaitan lain besok saja langsung tanyakan kepada Kasi PENDMA atau Pak PLT” Ujarnya staf Kasi PENDMA.

Bersambung….ok/Yps/Kbt