Ketum GWI  Moris Taosisi SE (kiri) sedang diwawancarai jurnalis Suara Republik News.com di kantornya lantai 2 Jumat tanggal  2 Juli 2021( dok: ring-o)

Jakarta Juli 2021, Suara Republik News.com. Akhir-akhir ini sering terjadi persekusi dan kekerasan terhadap para wartawan hingga viral di medsos.Ada yang tidak beres ?

Dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers pasal 4 di dalam ayat 1 disebutkan bahwa kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara, ayat kedua bahwa terhadap pers nasional tidak dikenakan penyensoran, pembredelan atau pelarangan penyiaran, ayat ketiga bahwa untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi dan ayat keempat bahwa dalam mempertanggungjawabkan pemberitaan di depan hukum, wartawan mempunyai Hak Tolak bahkan dalam Undang-Undang Dasar Tahun 1945 disebutkan antara lain dalam pasal 28F bahwa setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia.

Dalam rangka inilah Dewn Pimpinan Pusat (DPP) Gabungnya Wartawan Indonesia ( GWI) menyelenggarakan Uji Kompetensi  Wartawan  (UKW). Terkait dengan hal tersebut diatas Jurnalis Suara Republik News.com  mendatangi sekaligus mewawancarai ketua umum  GWI  Moris Taosisi ,SE  dikantor pusatnya, Ruko Buaran Persada Lt.2 nomor 12, Jl. Letjen  ( purn) Soekamto  Duren Sawit  Jakarta – Timur.petikannya:

Ringo(R): Apa tujuan GWI menyelenggarakan UKW ?

Ketum(GWI): agar wartawannya  lebih cerdas, lebih beretika dan lebih berimbang dalam membuat berita dan bermoral sesuai  butir-butir Pancasila.

R : Lembaga mana yang melakukan Uji Kompetensi Wartawan  ?

GWI : Lembaga Sertifiasi Pers ( LSP) yang berstandar Nasional

R : Apa out put yang diharapkan dari UKW ?

GWI: yang pertama, nama GWI berstandar nasional  yang dapat mengadakan UKW kedepan di berbagai daerah  seluruh Indonesia.kedua  Wartawan yang ikut UKW melalui GWI  tidak dipandang sebelah mata, oleh instansi Pemerintah dan Swasta Ketiga, Wartawan yang ikut UKW yang diselenggarakan GWI menjadi termotifasi dan berdedikasi  agar tidak ditafsirkan sebagai wartawan abal-abal

R : Berapa perkiraan  kuota yag dharapkan menjadi peserta UKW ?

GWI:  Panitia merencanakan 500 orang peserta, kemungkinan bisa bertambah dari media lain, selain dari media yang berada dibawah GWI.

R : Kapan direncanakan pelaksanaan UKW ?

GWI : Bulan Oktober 2021 Menurut Moris  Taosisi SE, Tamu Kehormatn alah,  Bapak Presiden Joko Widodo, sekaligus membuka UKW, disamping itu juga diundang Kapolri atau yang mewakili, Kemeninfo atau yang mewakili, Kejaksaan Agung, Dewan Pers serta Gubernur DKI Jakarta atau yang mewakili. Menurut rencana kata Moris besok  Sabtu tanggal 3 Juli( hari ini -red)   Panitia akan rapat untuk mematangkan pelaksanaan UKW ini demikian Moris menutup perbincangannya.      ( Ring-o)

Susunan panitia Sertifikasi UKW GWI bekerjasama dengan lembaga sertifikasi profesi Pers

Penasehat :

 1. Ketum

2. Sekjen

3. Anta simarmata SH

4. Nano suyatno

5. Mayor setiadi

Pelindung :

Pembina :

Ketua   : solihin

Wakil ketua; Bangun hutauruk

Sekretaris  : aida

Wakil.         Suroso

Bendahara;  nurbayinah

Iwan setiawan

Logistik: edos

Dokumentasi :

Agus kuncoro Ahmad

Humas :

Ilham Rokan

Agus Budiono

Ahmad Fauzi