SuaraRepublik.News – p.Buru-kegiatan pembagian Santunan oleh Jumali Kapota.S.Pd.(Kepala sekolah SDN Kaiely,) kepada delapan anak yatim di Desa Kaiely kecamatan teluk kaiely- Kabupaten Buru.pada tanggal 07-juli/2020.dalam kesempatan itu Iya pun menjelaskan,-Islam merupakan agama yang damai, penuh kasih sayang, dan sejahtera. Tidak heran apabila terdapat anjuran, bahkan perintah kebaikan untuk diamalkan umatnya.

Sebagai suatu agama yang dirahmati, Islam memiliki berbagai ibadah yang perlu dilakukan umat Muslim. Ibadah tersebut ada yang bersifat wajib dan sunah.menurut kepala Sekolah SDN-1 kaiely -hal ini adalah salah satu ibadah,adalah menyantuni anak yatim.

Menyantuni anak yatim dapat selalu menjadi kesempatan baik sebagai kegiatan berbagi sekaligus beribadah.Pemberian santunan itu sebagai  perintah Agama untuk menyantuni anak yatim..juga merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat di Desa Kaiely terutama siswa-siswi SDN-1 Teluk Kaiely ..ditengah2 cobaan wabah virus COVID 19.pungkas-nya.

Lanjut- Kapota-Seseorang bisa jadi berkecukupan secara materiil maupun nonmateriil. Akan tetapi, ada pula yang membutuhkan bantuan agar mencukupi kebutuhan sehari-harinya, terutama anak yang kehilangan ayahnya.

Sebab, dalam keluarga seorang ayah memiliki peranan penting. Ayah berfungsi sebagai kepala keluarga dan bertugas memenuhi kebutuhan hidup anggota keluarganya.

Lantas, bagaimana jika seorang anak telah kehilangan atau tidak memiliki seorang ayah? Anak yang telah kehilangan ayahnya dikenal di masyarakat sebagai anak yatim.

Berdasarkan definisi syariat, kata yatimditujukan kepada mereka yang tidak memiliki ayah ketika berusia anak-anak atau masih dalam keadaan belum balig secara biologis, psikologis, dan sosiologis.tutup Kapota.

Hadir sebagai saksi dalam kegiatan tersebut yaki; Muhamat Tan(Camat kecamatan teluk kaiely) Kepala Desa Kaiely. (Umar taramun).babinsa desa kaiely.dan babinkamtikmas desa kaiely.