Suara Republik News -Tanggamus – Disdik Tanggamus selesai investigasi 3 Tenaga Harian Lepas (THL) SDN 1 Tiyuhmemon, seputar honor 3 THL yang selama 5 tahun mengabdi hanya dibayar Rp 200 ribu/3 bulan atau tak sampai Rp 70 ribu/bulan. Senin (27/7)

Kepala Bidang (Kabid) Ketenagaan Disdik menjelaskan, rangkaian pemeriksaan mulai dari kepala sekolah, SK Penugasan mengajar sampai pada honor yang diterima ketiga THL di sekolah tersebut sudah selesai diberkaskan.

Menurut dia, berkas pemeriksaan SDN 1 Tiyuhmemon hari ini akan diserahkan ke kadis untuk ditandatangani. Nanti kadislah yang menganalisa dan memberikan keputusan (Sangsi) katanya.

Bidang, sudah melakukan pemeriksaan berdasarkan petunjuk aturan yang ada. Sudah ada hasil sementara yang disimpulkan, tingal menungu petunjuk kadisdik apakah akan diteruskan ke inspektorat.

“Akan direkomendasikan ke inspektorat untuk pemeriksaan pengunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), berdasarkan insentif dan biaya lainnya, jelas Helpin kepada Suara Republik News.

Berbeda, Kepala Bidang (Kabid) Dikdas, Indra Prisma belum bisa memberikan keterangan resmi terkait pengunaan dana Bos.

“Saya belum bisa menilai karena belum terima Surat Pertangungjawaban (SPj) tahun 2020, jelasnya.

Sebelumnya Suara Republik News memberitakan. Buramnya Pendidikan Tanggamus THL 5 tahun mengabdi dibayar Rp 200 ribu/3 bulan, atau tak sampai Rp 70 ribu/bulan ,dipungut Rp 100 ribu untuk mendaftar dapodik.(Suhaili)