Suararepublik.news – Lelang proyek  beberapa paket pekerjaan Pembangunan Pukesmas Toapaya teluk Bintan dari LPSE dan Pokja Kabupaten Bintan Kepuluan Riau menjadi plomik sangat besar, kini pemberitaan yang baru-baru ini menjadi berita hangat di Kabupaten Bintan soal lelang proyek, menjadi kontroversi di kalangan Kontraktor, Selasa (16/6/20).

Orie Krisma, SH, Direktur Salah Kontraktor CV. Jastindo Gradana, telah membuat Surat Sanggahan Nomor : 001/JG-SGH/Dinkes-Bintan/VI/2020 dalam lelang proyek Pembangunan Puskesmas Toapaya yang diumumkan melaui lelang terbuka di website (LPSE.Bintan.Go.Id) LPSE Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau, dari tanggal 12 s/d 15  bulan 5 lalu tentang pengumuman paket pekerjaan pembangunan puskesmas Toapaya teluk Bintan.

Ia menambahkan, selaku Derektur CV. Jastindo Gradana sangat menyayangkan kepada Kelompok Kerja pemilihan paket pembangunan Puskesmas Toapaya Kec Kijang dianggap tidak Substntive dan dianggap tidak absolut telah mengugurkan CV. Jastindo gradana,”ujar Orie

Hal ini disampaikan oleh Orie Krisma, ada dugaan kejangalan dan kekeliruan khususnya terhadap hasil evaluasi dan umumnya kita menyadari pada akhirnya bawah PERMEN PUPR RI NO 14 TAHUN 2020 sebagai pedoman jasa konstruksi melalui penyedia.

Disaat yang bersamaan Orie Krisma juga mengatakan dari Pasal 1. Bahwasanya telah diketahui dikemudian hari setelah proses pelelangan ini diselenggarakan oleh saudara kelompok kerja pemilihan paket pekerjaan pembangunan Puskesmas Toapaya, telah diberlakukan PERMEN PUPR No 14 Tahun 2020 yang disahkan dan ditetapkan tangal 15 Mei Tahun 2020 dan diundangkan tangal 18 Mei Tahun 2020 yang kemudian mengugurkan dan mencabut PERMEN PUPR Nomor 07 / PRT / M / 2019 sesuai pada BAB XII Pasal 131 PERMEN PUPR Nomor 14 Tahun 2020, Pasal  2. Bahwasanya menurut Pasal 24 ayat 3 huruf b PERMEN PUPR Nomor 14 Tahun 2020 menyatakan bahwa ” Pemaketan Pekerjaan Konstruksi untuk nilai HPS Rp. 2,5000,000,000,( dua miliar lima ratus juta rupiah) sampai dengan Rp. 50,000,000,000 ( lima puluh miliar) hanya untuk penyedia pekerjaan Konstruksi dengan Kualifikasi usaha menengah”. Semantara pada persyaratan lelang ini tidak seperti aturan yang berlaku,”tutur Orie

Lanjutnya, Kelompok kerja pemilihan paket pembangunan puskesmas Toapaya, anehnya lagi memperbolehkan penyedia pekerjaan Konstruksi dengan Kualifikasi usaha kecil untuk mengikuti proses pelelangan.

Harapnya, diminta kepada Kelompok kerja pemilihan paket pekerjaan Puskesmas Toapaya Kec Kijang Kab Bintan Provinsi Kepri mengevalusi kembali proses lelang pekerjaan paket LPSE sesuai dengan aturan yang berlaku “tutup Orie. Jul.