SuararepublikNews, Tanggamus – Rumah tidak layak huni milik Sufendi warga Pekon Sukabanjar Kecamatan Kotaagung Timur, Kabupaten Tanggamus, mendapat bantuan Program Pemugaran Perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), Senin (24/8).

Kabid Penyediaan Perumahan Dinas PUPR Tanggamus, Ari Yuda mengatakan, berdasarkan laporan kasi perumahan yang melakukan survei rumah atas nama Sufendi, disimpulkan memenuhi syarat dan layak untuk mendapatkan bantuan pemugaran.

Dia juga mengatakan, swadaya dari pemilik rumah tersebut memang masih kurang, baru tersedia batu untuk pondasinya.

Dengan kerja sama yang baik dengan forkopimda termasuk Camat Kotaagung Timur, yang bersedia membantu swadaya rumah tersebut, sehinga pihak PUPR bisa merealisasikan program tersebut.

“Paling lambat dua mingu ini sudah bisa berjalan, jumlah bantuan Rp 17.500.000 dengan rincian 15.000.000 diberikan dalam bentuk material, sementara 2.500.000 untuk ongkos tukang,” jelasnya.

Ada kabar baik juga katanya, Camat Kotaagung Timur bersedia membantu, apakah bantuan dari masyarakat yang dikumpulkan melalui kecamatan, pada prinsifnya camat bisa membantu agar program ini terlaksana dengan baik, sampai 100% rumah itu berdiri.

“Saya sangat mengapresiasi atas kerjasama dengan kawan-kawan pers (DPC JAMO) sehingga membantu kerja kita di bidang penyediaan perumahan di PUPR Tanggamus, karena pemberitaan tersebut membuat kita akhirnya tahu ada rumah-rumah yang terlewatkan di program kita, karena keterbatasan tenaga pengawas kita,” ujarnya.

Dia juga berharap kepada Kakon/Pj lebih aktif lagi menginformasikan keluarga yang sangat membutuhkan bantuan bedah rumah tersebut, dengan membuat usulan kepada dinas PUPR Tanggamus.

Nasruddin Penjabat Kepala Pekon Sukabanjar, mengucapkan terima kasih kepada Dinas PUPR Tanggamus juga Camat Kotaagung Timur, yang bersedia membantu pemugaran rumah warganya.

Menurutnya, kondisi rumah Sufendi memang sudah sangat layak untuk dilakukan pemugaran. Dia sebagai pekerja serabutan dengan penghasilan yang tidak menentu yang hanya cukup untuk makan sehari-hari, belum bisa melakukan pemugaran rumahnya.

Tim yang hadir mensurvei di lapangan,  Kasi Perumahan Hariyani dan staf, Camat Kotaagung Timur dan staf, Pj Kakon Sukabanjar dan Sekdes,Imbuhnya(Suhaili/Jamo)