Suararepublik.news -Kepala kantor ATR BPN Kabupaten Tanggamus, Rudi Prihantono mengatakan, BPN secara simbolis menyerahkan 2.500 Buku Sertifikat kepada masyarakat Tanggamus, Jumat (3/7).

Menurutnya, sebelumnya BPN sudah melakukan berbagai frivikasi pendataan, survei sampai pada pengukuran dilokasi tanah warga peserta program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2019.

“Ada sedikit kendala di lapangan, karena banyaknya angota pokmas yang ikut menjadi relawan dalam penanganan covid-19, tapi bukan berarti menjadi penghambat pelaksanaan,” katanya.

Dia juga mengucapkan terimakasih kepada Forkopimda dan masyarakat Tanggamus, yang sudah ikut mendukung pelaksanaan program PTSL ini. sehinga kantor ATR BPN Tanggamus bisa menerbitkan 2.500 buku sertifikat warga dari beberapa kecamatan di Tanggamus tahun ini.

Bersamaan, Wabup Tanggamus, AM Syafei menyampaikan, Pemkab mendukung penuh program PTSL ini, salah satu bentuk dukungan Pemkab adalah dengan memfasilitasi dengan membentuk tim pendamping.

Yang nantinya, untuk membantu BPN mengumpulkan data masyarakat yang ikut mendaftar program PTSL disetiap pekon dan kelurahan, yang nantinya akan diserahkan ke BPN untuk diproses sertifikatnya.

Wabup mengatakan, tujuan pembuatan PTSL ini adalah untuk memberikan kepastian hukum, dan perlindungan hukum kepada pemegang hak rakyat secara adil dan merata, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Tanggamus khususnya.

“Saya sudah meminta kepada seluruh jajaran Pemkab Tanggamus, mulai dari Camat sampai ketingkat RT/RW, untuk berperan aktif dalam mensukseskan program ini,” jelasnya.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat secara simbolis oleh Wakil Bupati Tanggamus, didamping Kakan BPN Tanggamus.

Ada lima pekon penerima sertifikat secara simbolis yaitu, Pekon Datarlebuay, Kecamatan Naningan. Pekon Muara, Semaka. Pekon Waypanas, Wonosobo. Pekon Dadirejo, Wonosobo. Pekon Sukamaju Kecamatan Ulubelu.

Kepada kantor berita RMOLLampung, Nur Zamzam, Ketua Pokmas Pekon Datarlebuay, Naningan, mengatakan, dipekon mereka ada 800 warga pemohon PTSL, tahun 2019.

Dia mengatakan, tidak ada kendala, semuanya lancar, mulai dari proses prefikasi data warga pemohon, sampai pada pelaksanaan pengukuran di lapangan, sekarang tingal menungu pembagian buku sertifikatnya.

Acara dihadiri, Dandim 0424 Tanggamus, Kapolres Tanggamus, Kajari Tanggamus, DPRD Tanggamus, dan perwakilan warga penerima sertifikat,Ungkapnya,(Suhaili)