Namlea, SuararaRepublik.News–  Pembunuhan kembali terjadi lagi yang dilakukan oleh orang tak di kenal (OTK), Kejadian Nahas itu  mengkibatkan satu korban jiwa meninggal di tempat, dan diperkirakan dilakukan oleh tujuh orang pelaku, Minggu (25/04/2021)

Menurut rekan rekan korban yang mengetahui kejadian nahas tersebut, mengungkapkan,bahwa sekitar pukul 15.00 WIT korban bersama rekan rekannya pulang belanja dari Dusun Mesayang Desa Nafrua, Kecamatan Lolongguba, pada saat korban dan rekan rekannya melintas di gunung Kadianlahing (jalan menuju Desa Watampuli) dengan posisi korban berada sekitar 25 meter di belakang rekan rekannya.

Tidak lama kemudian semua rekan rekan korban mendengar teriakan Korban dan melihat ke belakang, terlihat para pelaku berjumlah kurang lebih 7 (tujuh) orang keluar dari arah ketinggian di sisi kanan jalan dan menombak korban.

Melihat kejadian itu, rekan rekannya langsung melarikan diri ke Desa Watampuli dan melaporkan kejadian tersebut kepada kepala Soa Watampuli Linus Nurlatu.

Setelah mendapat laporan dari rekan korban, Kepala Soa Watampuli, Linus Nurlatu bersama masyarakat watampuli menuju ke Tempat Kejadian dan melihat korban sudah tergeletak di samping jalan dengan kondisi badan, serta kepala penuh luka dan bermandikan darah akibat tebasan senjata tajam.

Ditubuh korban, terdapat dua buah mata tombak yang masih tertancap pada tubuh korban, serta 1 (satu) buah gagang tombak tertancap di tanah yang berada di samping korban, serta 1 (satu) buah gagang tombak tergeletak di samping korban.

Selanjutnya, kepala soa Watampuli Linus Nurlatu bersama Masyarakat Dusun Watampuli berupaya mencari para pelaku di sekitar tempat kejadian namun tidak ditemukan pelaku, kemudian kepala Soa melaporkan kejadian tersebut kepada Pihak Kepolisian.

Pihak Kepolisian setelah mendapat laporan dari kepala soa dan masyarakatnya langsung mengerahkan anggota Polsek waeapo dan anggota Resmob Kompi 3 Yon A Pelopor Namlea, serta Babinsa, dipimpin oleh kapolsek Waeapo bergerak menuju tempat kejadian, tiba di tempat kejadian pembunuhan di Desa Watampuli seluruh personil gabungan langsung mengamankan areal sekitar

Kasat Reskrim Polres Pulau Buru bersama dengan tim Buser dan Tim Inafis dari Polres Pulau Buru tiba di Lokasi kejadian pembunuhan untuk melakukan olah TKP guna mengidentifikasi jasad korban, dan dilakukan pemasangan Police Line di tempat kejadian pembunuhan tersebut.

Setelah mengendalikan situasi dan mensterilkan keadaan sekitar korban kemudian di evakuasi menuju Puskesmas Perawatan Waeapo untuk dilakukan Visum. namun setelah tiba di puskesmas belum bisa melakukan visum di karenakan Dokter sedang sakit sehingga korban untuk sementara di semayanmkan di Puskesmas perawatan Waeapo.

motif pembunuhan terhadap korban SN masih di laksanakan penyelidikan dari pihak Polres Pulau Buru, dan saat ini situasi Kamtibmas di seputaran Dusun Watampuli, Mesayang dan Waengapan masyarakat dari marga Nurlatu bersiaga dengan menggunakan senjata tajam (parang dan tombak) untuk berjaga-jaga dan di kawal oleh pihak kepolisian yang mensiagakan 8 personel, untuk menjaga situasi Kamtibmas di seputaran Dusun Watampuli, Mesayang dan Waengapan.

Maluku.pulau buru(Idris w)