Tulungagung, Suararepublik.news- Pada tahun 2017 kelompok ternak Ngudi Lihur  yang berada di Dusun Krajan Desa Kradenan RT 008 RW 005 Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung mendapat bantuan hibah sebesar Rp. 100.000.000,00 (Seratus Juta Rupiah) dari Provinsi untuk pembelian Sapi perah.

Yamat selaku ketua kelompok ternak tersebut membenarkan ketika ditemui dirumahnya yang juga sebagai Kantor Sekretariat.

“Bantuan tersebut dibelikan Sapi perah sebanyak Lima ekor, sesuai pengajuan awal Sapi yang masih produktif untuk diambil susunya” ujar Yamat sambil menunjukkan Sapi yang semuanya dijadikan satu di kandang didekat rumahya.

Ada kesan menutupi kondisi yang sebenarnya ketika memberi pernyataan tentang kelompok yang Yamat kelola selama 2017 sampai saat ini terutama tentang pengelolaan bantuan tersebut.

“Anggota Kelompok sebanyak 15 (Lima Belas) orang, untuk pengelolaanya sampai hari ini dikelola sendiri” ujar Yamat tanpa mau menyebutkan siapa saja anggotanya.

“Untuk kondisi sapi sendiri sampai sekarang yang masih produkti hanya 2 (Dua) yang 3 (Tiga) ekor sudah kering” kata Yamat melanjutkan pernyataannya

Terkait legalitas pembentukan kelompok tersebut enggan berkomentar terlalu jauh. “Semua surat sudah dibawa Dinas (provinsi) saat pengajuan awal dan tidak ada satu suratpun yang tersisa” kata yamat sambil menunjukkan papan nama yang tersisa tanpa mau menyebutkan Dinas mana sesuai pengajuan tersebut. (YPS)