Suara Republik.news  Tangerang Kab. Tentang diduganya belum ada Ijin Mendirikan Bangunan/Menara Tower BTS di Desa Cibetok kecamatan Gunung Kaler, Sekdes Cibetok Ridwan Ms akan memanggil pelaksana kegiatan senin ini, sabtu (10/04/2021).

Menurut Ridwan ia mengakui seharusnya IMB diselesaikan terlebih dahulu, baru dikerjakan, ini malah sudah dibangun duluan.

Surat teguran sudah kami buat, senin (12/04) ini kami akan panggil dan pertanyakan hal tersebut, tegas Sekdes Cibetok.

Sementara Kuseri, Aktifis dari Kabupaten Tangerang mengatakan, pembangunan tower BTS diduga belum ada IMB tapi sudah dibangun, Hal ini, sangat bertentangan dengan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor: 02/Per/M.Kominfo/03/2008 tentang Pedoman Pembangunan dan Penggunaan Menara Bersama Telekomunikasi (Permenkominfo02/2008).

Selain Permenkominfo, aturan juga di perkuat dalam Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Komunikasi dan Informatika dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Nomor 18 Tahun 2009; Nomor: 07/Prt/M/2009; Nomor: 19/Per/M.Kominfo/03/2009; Nomor: 3 /P/2009 tentang Pedoman Pembangunan dan Penggunaan Bersama Menara Telekomunikasi (Peraturan Bersama Menteri).

“Jadi, apabila pembangunan menara tidak sesuai prosedur, yakni tidak memiliki izin mendirikan menara dan syarat-syarat lainnya, maka berdasarkan Pasal 21 Permenkominfo 02/2008, Pemerintah dan/atau Pemerintah Daerah dapat memberikan sanksi administratif berupa teguran, peringatan, pengenaan denda, atau pencabutan izin sesuai dengan peraturan perundangan-undangan. Jadi kalo belum mengantongi izin seharusnya di tindak,” tegasnya.

Sayangnya Saedaman, Camat Gunung Kaler tidak menjawab saat di konfirmasi terkait Tower BTS di wilayahnya melalui pesan WhatsApp, rabu (07/04/2021), walaupun pesan sudah terbaca

Kami harap pemerintah kecamatan Gunung Kaler selaku pemerintah daerah begitu juga pemdes Cibetok dapat bertindak tegas untuk tegak kan aturan yang berlaku, jika tower BTS tersebut sudah ada IMB silahkan dipasang, tutupnya.(Holid)