Jakarta, Agustus 2021,Suara Republik News,Dalam artikel  berjudul  “ TIM 11 berkirim surat kepada Presiden Jokowi menanti bertemu Presiden Jokowi”, sepenggal petikan  surat TIM 11 ( Tulus Ikhlas Militan)11danau Toba sudah  tercemar” tidak seindah dulu”  sebelum ada PT.Indorayon/PT.Toba Pulp Lestari. Penulis jadi teringat  dan menghadiri Seminar Nasional  dan Pameran  “ Save Lake Toba, Selasa 17  Maret 2015, bertema “Save Lake Toba : Kajian kritis menuju Integrasi Program  Penyelamatan  Kawasan Danau Toba”, sekaligus Memperkenalkan “yayasan Pecinta  danau Toba”(YPDT) yang Personalitynya , orang -orang beken semua, antara lain, Dr.Ir. Akbar Tanjung, Prof.Dr,SH,MM,Otto Hasibuan (keduanya sebagai Pembina, Maiyjen AD (purn) RK. Sembiring Meliala dan  Laksamana AL (purn) Bonar Simangunsong ( keduamya sebagai Dewan Pengawas, Sebagai  Ketua Yayasan adalah Drs.Maruap Siahaan MBA, Sekretaris umum  Andaru Satnyoto, M.Si,SIP, Bendahara umum,Harli  Sibarani MBA beserta ketua-ketua Departemen  yang memiliki Intelektualitas mumpuni.

Yayasan Pencinta Danau Toba mempunyai visi/misi  yang kurang lebih sama dengan TIM 11. Visi Yayasan : “Kawasan danau Toba menjadi kota berkat diatas bukit” (The Lake Toba  Area Will become the paradise city on  the hill ).Misinya : “Berperan aktif sebagai patner atau mitra  strategis pemerintah dan stakeholders lainnya untuk memastikan terlaksananya rancangan pengembangan Kawasan danau Toba sebagai Kawasan Adat dan Budaya Batak  sehingga berkontribusi lebih besar dan baik dan tujuan serta sasaran Yayasan Pecinta danau Toba ini  sangat menjanjikan

.Adapun tujuan Yayasan Pecinta danau Toba ini adalah : (1) Sebagai wadah partisipasi msyarakat luas ( lokal,nasional, dan Internasional) dalam pelestarian  Danau Toba , Kawasan  dan eko sitemnya.(2) Menghimpun Pemikiran , sumber daya  dan dana bagi usaha-usaha pelestarian  Kawasan danau Toba dengan seluruh kekayaan  dan warisannya.

 Adapun sasaran Yayasan Pecinta danau Toba,  (1) Melestarikan kwantitas air danau Toba dengan menjaga tinggi permukaan danau pada 904-905 meter diatas permukaan laut.(2) Melestarikan kwalitas  air danau Toba sehingga tetap dapat dipergunakan bagi kehidupan masyarakat sebagai sumber air minum,sumber energi dan sebagainya.(3) Melestarikan keanekaragaman hayati dikawasan danau Toba.(4)Mengelola Kawasan danau Toba dengan  seluruh potensinya bagi kesejahteraan masyarakat  sekitarnya.(5)Mengembngkqn kebudayaan  masyarakat termasuk Ilmu Pengetahuan, kesenian, dan teknologi yang menunjang pelestarian Kawasan danau Toba dan ekositemnya. Dari visi,misi dan tujuan  Yayasan ini, sungguh sangat menjanjikan.Namun sangat disayangkan Gaungnya seolah -olah meredup, tidak pernah kedengaran lagi. Justru TIM 11 ( Tulus Ikhlas Militan ) yang tidak terorganisir secara managerial ini sangat mendebarkan hati  dan melahirkan empati  dari masyarakat luas bukan saja orang Batak, tetapi juga berbagai etnis. Itu terbukti dari kisah perjalanann mereka ( TIM 11-red) sepanjang 1758 km selama 44 hari melewati beberapa kota Propinsi  mendapatkan simpati dari masyarakat yang dilaluinya dengan niat yang tulus Ikhlas  bertemu dengan Presiden Jokowi, untuk menyampaikan Amanah masyarakat Toba. ( Ring-o)