Jakarta  22 Februari 2021, SuR Republik News,Dalam edisi sebelumnya penulis telah menjabarkan terkait tentang Peringatan  Hari Peduli Sampah Nasional. Kali ini penulis menjelaskan  kegiatan dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional yang diselenggarakan oleh  Sub Seksi Lingkungan Hidup Gereja Santo Servatius Kampung sawah Bekasi, Sosialisasi dan Pelatihan  pembuatan Eco Enzyme( E.E ) dengan nara sumber, Paul Iskandar relawan  Eco Enzyme Nusanara dengan moderator, P.Ruliyati P.L :  Praktisi Lingkungan Hidup.

Apa  itu Eco Enzyme ? Eco-Enzyme adalah cairan serba guna,dilansir dari modul belajar pembuatan Eco Enzyme 2020 yang merupakan hasil fermentasi dari: 1. Sisa Buah / Sayuran (kulit buah, potongan sayuran, sisa buah gigitan kelelawar, dll).2. Gula (gula merah atau molase).3Air (air keran, air hujan, air buangan AC, dll) Eco Enzyme dikembankan oleh Dr. Rosukon Poompanvong — pendiri Asosiasi Pertanian Organik Thailand, yang melakukan penelitian selama 30 tahun. Yang  diperkenalkan secara lebih luas oleh Dr. Joean Oon, seorang peneliti Naturopathy dari Penang, Malaysia.

MENGAPA ECO-ENZYME? (1), 70% sampah yang terbuang di TPA ( Tempat Pembuangan Akhir ) adalah sampah organik. Sampah organik di TPA menimbulkan bau tidak sedap di lingkungan, mengurangi tingkat daur ulang plastik, serta memberi resiko terjadinya ledakan TPA.  Dengan membuat Eco-Enzyme, kita telah mengolah sebagian besar sampah kita dan mengurangi beban TPA.

MENGAPA ECO-ENZYME? (2) Produk yang kita gunakan di rumah sebagian besar mengandung bahan kimia sintetis yang BERBAHAYA bagi kesehatan manusia dan lingkungan.  Kemasan dari produk produk tersebut juga mencemari lingkungan, karena hanya sebagian kecil yang didaur ulang (di dunia, hanya < 9% kemasan plastik didadurulang). Eco-Enzyme adalah alternatif alami dari bahan kimia sintetis berbahaya di rumah. Dengan membuat Eco Enzyme, kita mengurangi produksi limbah kimia sintetis dan sampah plastic sisa kemasan produk rumah tangga pabrikan. Eco-Enzyme juga memiliki banyak manfaat lain yang dibahas di bagian akhir modul ini. MENGAPA ECO

Sayangi Bumi, sayangi diri.

Dengan membuat Eco Enzyme, kita telah berpartisipasi mengurangi beban Bumi sekaligus menerapkan gaya hidup minim kimia sintetis.

CARA MEMBUAT ECO-ENZYME:   Perbandingan berat = 1:3:10

1 bagian gula/Molase; 3 bagian sampah organik ; 10 bagian air jernih. Diamkan selama 3 bulan di wadah plastik kedap udara.

BEBERAPA MANFAAT DARI ECO ENZYME;1. Pembersih rumah alami yang aman untuk Keluarga; 2.Karbol dan pembersih alami; 3.Pemurni udra; 4. Sanitizer alami; 5.Sabun cuci pakaian;6. Sabun cuci piring;7.  Penghilang mamper WC;

MANFAAT ECO ENZYME UNTU ALAM ;1.Meningkatkan kualitas air, udara dan taanah; 2. Filter udara; 3.Herbisida pestisida alami; 4.menurunkan asap dalam ruangan; 5.Filter air; 6.Pupuk alami untuk tanaman; 7.menurunkan efek  gas rumah kaca.

Hasil akhir dari proses pembuatan  E.E, berwarna kecoklatan(gbr bawah)

MANFAAT MEDIS ; Eco Enzyme mampu  mlawan parasite dan kuman yang menyebabkan infeksi dalam  Jantung,Keputihan,radang otak ,radang paru-paru, radang sendi,infeksi kulit, Meredakan infeksi  dan alergi pada anak, Sebagai detoks, imun tubuh, Menyembuhkan luka bakar dan masih banyak manfaat lainnya                  (ring-o)

Noot : Para pembaca setia online Suara Republik News yang ingin mempraktekkan pembuatan Eco Enzyme ini boleh buka modul dibawah ini