NIAS BARAT, SUARA REPUBLIK.NEWS – Bupati Nias Barat Faduhusi Daeli, S.Pd, MA, MM, secara resmi membuka kantor pemengangan Eliyunus Waruwu dan Mareko Zebua (Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Nias Barat periode 2020-2025) di Jl. Soekarno Hatta – Onolimbu, senin (24/8/2020)

Sebelum hadirin memasuki ruangan,  diawali dengan penggutingan pita oleh Bupati Nias Barat, yang dibingkai dengan Do’a bersama.

Dalam acara tersebut terlihat hadir sejumlah tokoh penting dari masing masing kecamatan dan Desa (Tokoh Adat, Tokoh masyarakat, Tokoh Pemuda, Rohaniawan, Politisi) serta tidak terhitung jumlah tim pemenangan, relawan dan simpatisan.

Setelah kata arahan dan bimbingan dari Bupati Nias Barat, dilanjutkan dengan pernyataan dukungan sikap dari sejumlah Tokoh, sembari menetapkan melalui musyawarah fukakat tim pemenang sebagai sentral koordinasi yaitu:  Ketua Tim Pemenangan Zemi Gulo,SH, (Mantan Sekda Nias Barat), Sekretaris: Sòkhiaro Daeli dan Bendahara: Setieli Gulò, SE, semetara Kepala Sekretariat: Ir. Yasiduhu Gulò.

Dari sejumlah peserta yang hadir dan berhasil awak media wawancarai, menjelaskan alasan senang dengan Pasangan Elmar adalah 1. Kami sudah jenuh dan kenyang  dengan janji janji oleh waktu tanpa hasil, dari itu kami mencari figur baru.

2. Program Elmar fokus meningkatkan ekonomi kami masyarakat dari berbagai sektor dan membuka lapangan pekerjaan, bukti nyata minimal disaat Eliyunus menjadi kepala Dinas pertanian Kota Gunungsitoli waktu lalu, hasil sawah masyarakat meningkat signifikan.

3. Selain muda dan energi, Eliyunus teruji punya koneksi di sejumlah kementrian, sehingga anggaran pembangunan untuk kesejahteraan kami masyarakat sudah tidak diragukan lagi.

4. Elmar, tidak pernah kami dengar menodai budaya leluhur kami, misal mempermainkan Perempuan, sebab nama baik perempuan di Nias ini harusnya wajib untuk dijaga karena kita hidup dalam budaya persaudaraan dan kekeluargaan.

5. Identitas keyakinan mereka juga cukup jelas dan sangat toleran bagi yang berkeyakinan lainnya, kenapa identitas keyakinan ini penting karena patokan cermin hidup seseorang, sekaligus demi menghargai para tokoh agama, sebab Pendeta, Ustad dan Pastor, bukan untuk dipermainkan sebab mereka mereka itu adalah wakil Allah untuk menuntun manusia masuk surga, urai peserta mengakhiri. (YG)