BURU, MALUKU.SuaraRepublikNews.co. – Bupati Buru Ramli Ibrahim Umasugi tidak sempat hadir dalam pelaksanaan launching perdana penyuntikan vaksinasi di aulau Kantor Bupati Buru, Sabtu (30/1/2021).

Menurut Jubir Satgas Covid-19 Nani Rahim menjelaskan dirinya sebelumnya telah berkoordinasi dengan Bupati Buru setelah satu hari sebelum kedatangan vaksin di Namlea, dan Bupati juga telah siap untuk divaksinasi.

“Namun setelah kedatangan vaksin,di Namlea kabupaten buru Bupati sementara berada di kota Ambon dan beliau lansung menelpon saya bahwa beliau tiba-tiba mendapatkan informasi mendadak sehingga langsung berangkat ke Jakarta,” ucap Nani.

Semrntara Bupati Buru sendiri telah berjanji akan kembali ke Namlea di hari Jumat sebelum esok diadakan vaksin.

Bupati juga sempat memberitahukan kalau bisa menundakan dulu suntikan vaksin ini, namun dari pihak kesehatan menolak karena data tahapan penyuntikan vaksin sudah masuk di SI (Satu Pusat), Bupati akhirnya memutuskan untuk di dahulukan para Forkopimda.

Nani juga jelaskan bahwa Bupati dan Ketua DPRD bersama para pejabat lainnya akan di agendakan pada gelombang Kamis berikutnya.

“Untuk Sekda sendiri tidak lolos karena miliki tekanan darah yang tinggi,” kata Nani Rahim.

Untuk launching perdana kali ini hanya diperuntuhkan 8 orang saja yang dilakukan penyuntikan vaksin di antaranya Dandim 1506/Namlea, Letkol Arh Agus Guwandi, Kapolres Pulau Buru AKBP Egia Febria Kusumawiatmaja, Derektur RSU Namlea Helmi Koharjaya, Perwakilan IBI, Perwakilan IDI, Perwakilan Perawat, Ketua PN, dan Perwakilan Dinas Kesehatan.

Malulu p.buru(I.w)