Jakarta, Suararepublik – Politikus PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko dan juru bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 Ustaz Haikal Hassan Baras perang kicauan di media sosial Twitter. Berawal dari kicauan Budiman yang terkesan menyindir ustaz yang akrab disapa Babe Haikal itu.

Babe disebut pernah menyatakan pada Budiman ikut aksi unjukrasa menentang Orde Baru. Sementara di sisi lain, terkesan aktif membela Orde Baru sebagaimana terlihat dalam rekaman video yang ada.

“Orang ini pernah ketemu di sebuah acara talk show TV. Saat off time, ketemu di depan pintu toilet & dia nyalami saya “Bang, saya juga dulu ikut gerakan demo anti Orba lho.. Saya dulu ikut abang..,” kicau @budimandjatmiko.

Pentolan aktivis’98 itu memang tidak secara eksplisit menyebut nama Babe Haikal dalam kicauannya. Namun, Budiman menyertakan kicauan @Gladislagiwoy yang dilengkapi potongan video yang antara lain memuat komentar Babe Haikal soal Orde Baru.

Babe Haikal bercerita Soeharto diangkat menjadi Presiden ke-2 RI, setelah muncul pergolakan anak muda eksponen 66 yang turun ke jalan.

“Akhirnya turun anak muda eksponen’66. Teriak turunkan Bung Karno, mahmilubkan Bung Karno. Jadilah Pak Harto presiden,” ucap Babe Haikal.

“Pak Harto difitnah di akhir hayatnya, digulingkan. Oleh siapa? Oleh anak-anak muda yang enggak mengerti sejarah. Digulingkan, orang baik, lagi jaya-jayanya Indonesia,” ucapnya kemudian.

Babe Haikal dalam video juga menyebut Pak Harto dituduh korupsi dan memiliki banyak harta di luar negeri, seperti di Swiss. Nyatanya, menurut Babe Haikal kemudian, tak ada bukti soal harta Pak Harto di luar negeri sampai saat ini.

Dalam kicauan berikutnya, Budiman kembali terkesan menyindir hal yang sama. Tepatnya saat membalas twit sutradara Hanung Bramantyo, yang mengomentari kicauannya.

“Lha aku malah bukan pengamat dirinya, jd gak tahu juga detailnya. Tahunya dulu dia antiAhok. Ya kupikir bisa aja antiAhok & antiOrba di masa lalu. Kalau sekarang tiba2 proCendana kan jd heran katanya ikut demo 98. Atau AntiOrba tp ProCendana? Bingung kan?,” twit @budimandjatmiko membalas akun @Hanungbramantyo.

Babe Haikal kemudian menanggapi kicauan Budiman. Tepatnya saat seorang warganet @dolli_pa2t, mengomentari kicauan Babe Haikal, yang menyebut dapat salam dari Budiman.

Babe Haikal mengakui pernah bertemu Budiman. Namun, membantah pernah menyatakan ikut berjuang bersama mantan anggota DPR itu melawan Orde Baru.

“Ketemu budiman sy bilang, sy mengikuti semua gerak anda melawan orba. BUKAN IKUT BUDIMAN DLM MELAWAN ORBA,” kicau @haikal_hassan.

Lebih lanjut Babe Haikal mengingatkan Budiman untuk tidak mengarang cerita.

‘Saya keluarga PASPAMPRES. Saya dosen yg MENCEGAH anak2 mahasiswa turun ke jalan krn semua adl FITNAH. Saya tahu persis setiap langkah waktu itu. Budiman jgn ngarang,” twit @haikal_hassan. rilis jpnn. (srn)