Suararepublik.news Tulungagung 10/05/2021,Mahalnya benih jagung dipasaran terlebih diimbagi dengan harga jual yang terkadang sangat jauh dari harga rata – rata membuat banyak kalangan petani terhitung rugi saat massa panen,apalagi pasokan pupuk subsidi dari pemerintah semakin hari semakin menurun.Maka berbagai trobosan harus diambil untuk meraih keuntungan yang setara

Seperti halnya agenda yang dilaksanakan oleh Balai penyuluhan pertanian (BPP) Kecamatan Tanggunggunung serta seluruh penguruh kelompok tani yang ada dikecamatan Tanggunggunung meski dalam keadaan Puasa Ramadhan rombongan dari kecamatan Tanggunggunung kabupaten Tulungagung rela meluangkan waktu untuk Study banding benih jagung hibrida calon Varietas Unggul pada hari minggu (09/05/2021) memenuhi undangan dari Bapak Budi setyo utomo selaku Direktur PT.Bumi Mulia Seed,yang  bertempatkan di Desa Gondang kecamatan Tugu Kabupaten Trengalek.Seperti yang diungkapkan oleh Suryanto ketua Poktan Sempulur Makmur Desa Tanggunggunung Yang juga ikut serta dalam kegiatan

“Selain untuk Study Banding tentunya kami bersama – sama uji kelayakan terhadap demplot Tanaman Bumi mulia Seed meliputi Benih jagung hibrida nusantara 001,002,003,004 hingga 005 atas kelayakannya,yang mana benih itu nantinya menjadi benih jagung unggulan”,jelas suryanto

Ia juga menambahkan berbagai keunggulan dari benih hibrida nusantara serta berharap prodak yang ada di Indonesia tidak kalah dengan benih import,”Dari hasil wawancara antara PT.Mulia Bumi Seed dengan Pengurus poktan   menuai hasil yang memuasakan dengan harapan Pemerintah maupun pihak suasta dalam menjual ataupun memberi bantuan Benih memiliki kriteria keunggulan sebagai berikut biji lebih kecil harga pun lebih murah,jika ditanam batang kokoh,tongkol besar dan panjang,klobot  (kulit) tipis,tongkol muput,jangel kecil,memiliki randemen tinggi,tidak mudah tererang hama serta massa panen pendek.Maka jika kriteria tersebut bisa dan mampu diwujudkan maka prodak benih import akan tersisih”.Tegasnya…Yps/kbt