Gugus Tugas Covid-19, Kabupaten Buru kembali mengumumkan telah bertambah sebanyak 8 kasus baru positif Covid-19 yang terkonfirmasi melalui hasil Polymerase Chain Reaction (PCR). Sementara satu kasus lama atas nama Ny S, dinyatakan sembuh.

Jubir Satgas Covid-19, Kabupaten Buru Nani Rahim dalam penjelasan singkatnya kepada wartawan lewat WhatsApp Group Covid-19, Minggu (14/6/2020).

Nani mengatakan, dari 8 kasus baru itu, 7 orang  berdomisili di Namlea, terdiri dari dua perempuan RK (29), dan F (32), serta 5  laki-laki, SAU (22), KF (34), GT (25),  MW (30), juga ABK (43).

Sedangkan satu kasus lagi, laki-laki bujangan berusia 24 tahun, berinisial MAM, beralamat di Desa Waemangit, Kecamatan Airbuaya.

Menurut Nani Rahim, hari ini Satgas Kabupaten Buru telah menerima hasil pemeriksaan PCR yang dikirimkan secara resmi oleh Dinas Kesehatan Provinsi Maluku. Dari 13 sampel yang dikirim,  8 sampel terkonfirmasi positif Covid-19.

“Dari 8 orang ini, 1 orang masih di Ambon karantina di Diklat Perikanan, 5 org sudah di Silta, 2 orang besok baru di evakuasi. Ibu S  alhamdulillah sudah sembuh,”singkat Nani Rahim.

Sementara itu, informasi yang berhasil dihimpun beritabeta.com dari Ambon lebih jauh menyebutkan, surat dari Dinkes Provinsi Maluku Nomor 443.33/2757.b/Dinkes, tanggal 14 Juni 2014 yang bersifat penting, diteken dr Meikyal Pontoh M.Kes tujukan ke Kadiskes Kabupaten Buru.

Dinkes Maluku meneruskan hasil laboratorium sampel Covid-19 yang diterima dari BTKLPP Kelas Il Ambon dengan hasil pemeriksaan terlampir.

dr Pontoh menegaskan, disampaikan informasi tersebut untuk kebutuhan penyelidikan epidemologi dan investigasi kontak traicing untuk memutuskan mata rantai penularan penyakit.

Nani Rahim juga menambahkan, satgas akan melakukan langkah tracking terhadap kontak erat 8 orang kasus positif baru ini. Tracking juga sampai kepada kekuarga inti MAM di Desa Waemangit.

Dengan bertambahnya 8 kasus baru dan 1 sinyatakan sembuh, maka dari Kabupaten Buru kini terdapat 16 orang yang masih terpapar C-19, 6 orang sembuh dan 1 orang meninggal dunia.

Dari 8 orang kasus baru yang terjangkit Covid-19,  ada dua nama yang kencang digosipkan di masyarakat, yakni anak dari salah satu politisi di Kabupaten Buru, MAM dan teman dekat Ketua DPRD Buru, ABK.

Namun hari hasil cros chek silang dan juga bukti yang diperoleh redaksi, hanya MAM saja.

“Ibunya mantan anggota DPRD Buru dari Fraksi Partai Golkar,”ungkap satu sumber terpercaya.

Sedangkan ABK yang disebut teman dekat Ketua DPRD Buru, bukanlah Andar Karepesina sebagaimana informasi yang beredar dari mulut ke mulut.

Info ABK teman dekat ketua dewan dipastikan info hoax, sebab ABK yang disebutkan dalam lampiran surat Kadiskes Provinsi Maluku itu bukan nama kecil Andar melainkan Abu.

“ABK adalah pegawai di feri trayek Ambon – Namlea,”ungkap sumber ini.

Hasil penelusuran lebih jauh mengungkapkan, perempuan initial RK yang sedang menjalani karantina di Balai Diklat Perikanan Ambon adalah kontak erat dengan  kakaknya yang positif Covid-19,  DK.

Sewaktu DK sakit tanggal 25 Mei lalu, RK turut merawat kakaknya sejak di Namlea hingga dievakuasi ke RS Ambon