Langsa, Suararepublik.news – Tuduhan LSM Kibar ACEH atas dugaan Perbuatan mesum di pendopo memulai babak baru. Pasal nya, sang Walikota yang di tuduh oleh LSM KIBAR Aceh di laporkan ke Polda Aceh atas tuduhan, tentang peristiwa pidana berupa Fitnah, Pencemaran nama baik dan pengancaman dengan pelapor atas nama Usman Abdullah SE, dan terlapor atas nama Muslim SE, dengan nomor surat pelaporan Nomor: STTLP/158/VIII/2021/SPKT/POLDA ACEH.

Di sampaikan oleh “Muslim SE,” Ketua LSM KIBAR Aceh, yang membongkar kasus dugaan mesum Walikota Langsa dengan Janda inisial (N) warga Aceh Tamiang yang sekarang bertempat tinggal di Banda Aceh.
Muslim menyampaikan, tidak ada keraguan dalam dirinya untuk menghadapi proses hukum yang di laporkan oleh walikota, sebab pembuktian yang harus di lakukan dan pihak kepolisian tetap netral dalam mengungkap peristiwa tersebut.

“Tidak masalah bang lebih bagus, karena apa.? Supaya terungkap fakta fakta di persidangan nanti kita pegang data data semua, tinggal pihak kepolisian nya agar bersikap netral, kita cool aja dan kita tunggu panggilan penyidik,” ucap Muslim SE, saat di konfirmasi wartawan lewat telepon.(19/08/2021)

Muslim juga menjelaskan, pada tahun 2018 sekitar bulan April, wanita inisial N, atau yang akrab di sebut “Ai” membuat pengakuan kepada dirinya, supaya di pressure ke walikota. Pengakuan yang sama juga pernah di buat kepada orang lain.

Lanjut pada bulan mei dan Juni 2021 wanita yang di panggil Ai, tersebut datang lagi minta tolong kepada dirinya(muslim SE) untuk membuat pengakuan lagi dan minta di buatkan kuasa. “Nah heran saya, kenapa wanita ini tidak di laporkan oleh pak wali, sementara dia sumber nya dan kenapa malah kita yang di laporkan. Tapi ada semua data data dan wanita tersebut buat surat pernyataan kepada saya,” ucap Muslem.

Dikutip dari berita acehsatu.com Ai,(inisial-red) memberikan klarifikasi tuduhan terkait bahwa dirinya bermesum dengan walikota, dan yang sudah di tayang oleh berbagai media online dan cetak nasional, menyebut berita itu tidak benar dan juga sebagai fitnah keji dirinya (Ai) juga meminta media tersebut mencabut berita fitnah tersebut.

Ai, juga meminta ma’af kepada walikota Langsa beserta keluarga nya secara terbuka kepada masyarakat Langsa dan dirinya bersedia menjadi saksi kapanpun dan di manapun.
Sangat di sayangkan, saat di konfirmasi langsung kepada Ai, atau N lewat nomor telepon 0823 6628xxxx dirinya (Ai) tidak merespon dan memberikan penjelasan apapun kepada awak media. Hingga berita ini di muat juga belum ada penjelasan dari pihak pelapor yakni, walikota langsa sendiri.

(team)