Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) B Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau melakukan pemusnahan Barang Milik Negara dari periode Januari 2018 sampai Januari 2019, Kamis (31/10/19).
Pemusnahan tersebut dilakukan di Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepri dengan cara dibakar, gilas dengan alat berat.

Bernhard Sibarani, Kepala KPPNC TMP B Tanjungbalai Karimun mengatakan, Barang yang dimusnahkan barang yang dilarang atau dibatasi untuk diimpor atau diekspor. Barang-barang yang tidak diselesaikan kewajiban kepabeanannya,” ujar Bernhard Sibarani.

Ia menjelaskan lagi, BMN eks tegahan tersebut berasal dari 190 penindakan. Barang dari pelanggaran di bidang kepabeanan berupa 7.288 pics kosmetik, 707 karung ballpress, 152 unit unit elektronik bekas berbagai jenis dan 100 packager berbagai macam barang-barang lainnya, serta 1 unit sara pengangkut yang kewajiban kepabeanannya tidak terselesaikan.

Sambungnya, barang dari pelanggaran di bidang cukai berupa 1.900.000 batang hasil tembakau dan 166.000 liter Minuman Mengandung Etil Alkohol atau MMEA berbagai golongan dan merk,”ungkap Bernhard

Dalam akumulasi nilai barang dari BMN yang sudah mendapat peruntikan dari DJKN untuk dimusnahkan itu sendiri tercatat sebesar Rp 1.924.329.000, dan potensi kerugian negara mencapai Rp 1 miliar.

Tambah Bernhard, pelaksanaan pemusnahan merupakan salah satu tindak lanjut dari salah satu fungsi DJBC, yakni Community Protector untuk melindungi masyarakat dari peredaran barang-barang ilegal dan berbahaya.

Selain itu, juga untuk menghilangkan nilai guna dan menghindari penyalahgunaan atas barang-barang tersebut.
Dengan adanya pemusnahan ini, memberikan efek jera kepada pelaku pelanggaran kepabeanan dan cukai. Mengharapkan dukungan dan kerja sama masyarakat serta sinergi dari instansi-instansi terkait, demi melindungi masyarakat dari barang-barang impor ilegal,”Tutupnya