Nias Selatan, (Suararepublik.news) Kejadian penganiyaan dan pengeroyokan kepada korban Pince Duha (16) yang masih berstatus pelajar kelas I SMA Neg I Teluk pada hari Kamis (25/03) sekisar pukul 21.40 Wib di Pelabuhan Lama Jln.Jend.A Yani Teluk Dalam Kabupaten Nias Selatan.

Pengeroyokan yang di duga kuat dilakukan oleh A.Titin N (nama panggilan) beserta anaknya, melakukan pemukulan dan pengeroyokan kepada korban tersebut yang mengakibatkan pipi sebelah kiri lembam dan tangan kiri korban mengalami luka.

“Penuturan Rina Hati Gowasa yang akrab di sapa Ina Gusti Duha (40) ibu korban Pince Duha mengatakan kepada pewarta,setelah di terima laporannya di Sentra Pelayanan Kepolisian Polres, Bahwa kronologis kejadian penganiayaan terhadap anaknya bermula informasi yang ia terima dari anak sulungnya laki-laki Kipter Duha (18) adeknya Pince Duha (korban) telah di keroyok orang di pelabuhan lama,” Ungkapnya.

Informasi yang kita dapat dari masyarakat di tempat kejadian,yang tidak mau di publikasikan identitas yang bersangkutan, bahwa pelaku pengeroyokan yang di lakukan oleh A.Titin N dan anaknya langsung menyerang korban bersamaan dengan di tinju dan di tampar serta ditendang.

Begitu juga penuturan saksi GB (17) yang melihat kejadian penganiayaan serta pengeroyokan yang lakukan A.Titin N terhadap korban, pengeroyokan itu tanpa tanya apa masalahnya, langsung melakukan  pengeroyokan kepada korban secara membabi-buta,” jelasnya.

Akibat pengeroyokan itu korban sekarang sedang di opname di klinik Gloria Jalan Diponegoro Nari-Nari Teluk Dalam Kabupaten Nias Selatan.

Masalah penganiayaan dan pengeroyokan ini telah di laporkan oleh orang tua korban di Polres Nisel.

Harapan keluarga korban kepada pihak penegak hukum agar pelaku segera di tangkap.

(El. Duha).