Suararepublik.news Tulungagung 20/09/2021,,Pemilhan dalam penentuan wakil bupati tulungagung periode sisa 2018-2023 ternyata bisa dilakukan proses musyawarah terlebih dahulu sehari sebelum proses pemilihan dimulai.

Beberapa anggota Dewan (DPRD Kabupaten Tulungagung) membenarkan terkait Kegiatan yang dilakukan oleh para wakil rakyat tersebut pada H -1 menjelang pemilihan Wakil Bupati Tulungagung,hal tersebut dituturkan oleh Faruq Tri fauzi selaku DPRD Kabupaten Tulungagung dari Fraksi PKS

“Iya betul kemarin ada koordinasi antara anggota Dprd yang punya pilihan,Agar bisa saling menguatkan dan menjaga agar tidak goyah ditengah jalan.Maklum detik – detik menjelang pilihan adalah waktu yang paling Rawan,kalau terkait arahan kepada calon  tergantung masing – masing partai,Diantara partai tidak bisa mengarahkan”,tuturnya

Lanjut,”Seperti kemarin dirapat Paripurna,rata – rata menyatakan sesuai keputusan partai.Maka kami memilih ini dan itu,namun ada juga partai yang menyerahkan  sepenuhnya kepada masing – masing Anggota.Setelah setiap partai punya keputusan akhirnya mereka berkoordinasi agar saling menguatkan,agar tidak ada yang ‘diculik’ oleh Botoh atau pihak lain misalnya agar tidak hadir  diparipurna,akhirnya ada inisiatif berangkat Bareng dari Kediri.Setiap partai berbeda aturan sesuai dengan AD ART yang disepakati dan telah diserahkan ke Kemenkumham,misal partai Saya,PKS.Urusan Pilkada adalah kewenangan DPP PKS pusat.Maka ketentuan tersebut yang kami laksanakan dan itu tidak bertentangan dengan UUD ataupun peraturan lainnya”.Jelas Faruq

Begitu juga yang dituturkan oleh Asrori selaku Dprd Tulungagung dari fraksi Golkar,”Betul mas,lha dari media banyak yang punya Vidionya,apa kami bisa mengelak.Ya memang kami ke Kediri,sebagaimana keputusan Partai”….tim/kbt