Buru.SuaraRepublik.News – “Ali Nurlatu,Pemilik lahan Kayuputi Datangi Lahan-nya di Kawasan Pagar Seng, yang Bersebrangan Dengan lokasi GB,Desa Persiapan Wamsait, Kecamatan Wailata,Kabupaten Buru,Guna Untuk Menghentikan Semua Kegiatan Penambangan Ilegal di lokasi pagarseng Miliknya,Dengan cara Melepaskan Semua Mesin-Mesin pengambilan Air dilokasi .pada Jumat-13-Agustus(2021)

“Ali Nurlatu Selaku Anak Dari Almarhum Sarholi Nurlatu,(Pemilik lahan ketel)sangat marah akibat Ulah dari pada kegiatan penambang yang telah Merusak Lahan Ketelnya,Bhakan kegiatan yang Menggunakan dompeng dan tembak larut Selama ini tidak menghargai mereka salaku Pemilik lahan Kayuputi “Katanya..

Lanjut-“Ali Nurlatu,Saya akan berikan kebebasan Untuk kegiatan Penambangan apilah Pemerintah Telah Mengeluarkan Regulasi Yang Mengatur Tentang Pertambangan saat ini.Karena Saya Sendiri Selkau Pemilik Lahan Juga Tidak Berani Bekerja Karena Takut Untuk Bekerja, Walaupun Lahan Ini Adalah,lahan saya sendiri,”Ungkapnya

Selanjut-nya-Ali Nurlatu,Beserta Tiga(3) Saudaranya yakni:dawn Nurlatu, Edi Nurlatu Arman Seleky,Melanjutkan Perjalanan Untuk Menyisir Tiga(3) Lokasi Ketel,Sekaligus Melakukan Sasi Adat pada mesin-mesin Dompeng tembak larut Yang Sedang digunakan Untuk menarik Air dari lokasi tersebut.

Sesuda melakukan Sasi Adat.”Ali Nurlatu, Menyampaikan Apabila ada yang berani Melakukan Kegiatan di Lokasi Ketel Saya,Maka Siapapun Dia Akan Saya Laporkan Ke Pihak Yang Berwajib Agar Di Proses Secara Hukum Yang Berlaku Di Negara ini.Tutup Ali Nurlatu.

Maluku(d2w)