Jakarta,suararepublik.news – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Albertina Ho sebagai anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023 di Istana Negara, Jakarta pada Jumat, 20 Desember 2019.

Selain Albertina, ada satu ketua merangkap anggota dan tiga orang anggota Dewan Pengawas (Dewas) KPK lainnya yang ditunjuk Jokowi. Mereka, yakni Artidjo Alkostar, Harjono, Syamsudin Haris serta Tumpak Hatorangan Panggabean sebagai Ketua merangkap anggota Dewan Pengawas KPK.

Albertina salah satu srikandi yang ditunjuk jadi Dewan Pengawas KPK oleh Presiden Jokowi. Ia memang mendapat julukan ‘srikandi hukum’ oleh sebagian kalangan karena kegigihan, ketegasan, kecermatan dan kekukuhannya dalam bidang hukum.

Albertina merupakan seorang hakim karier wanita pada Peradilan Umum di bawah Mahkamah Agung Republik Indonesia. Ia mulai populer ketika menjadi ketua majelis hakim yang menyidangkan kasus suap pegawai pajak Gayus Tambunan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Masa kecil sulit pakai kaus kaki

Albertina merupakan anak pertama dari tujuh bersaudara. Dari lahir hingga kelas empat Sekolah Dasar (SD), ia tinggal di Dobo, Maluku Tenggara bersama orangtuanya. Namun, ia pindah ke Ambon mulai kelas lima SD.

Saat di Ambon, Albertina kecil mengalami kesulitan dalam memakai kaus kaki dan sepatu. Itu karena ia telah terbiasa bertelanjang kaki ketika di Dobo. Di ambon, Albertina tinggal di rumah saudara dan mulai SMP ikut bekerja membantu keluarga saudaranya tersebut.

Saat itu, ia banyak bekerja dengan menjaga toko kelontong. Masuk masa SMA, Albertina pindah lagi ke tempat saudaranya yang lain. Di sana, ia ikut membantu bekerja di warung kopi milik saudaranya sejak pulang sekolah sampai pukul 19.00. ( M )