Jakarta,Suararepublik.news – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir telah memastikan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi Komisaris Utama PT Pertamina (Persero). Keputusan ini juga menuai beragam komentar.

Sejumlah pihak menyayangkan Ahok ditempatkan sebagai komisaris, bukan direksi. Alasannya, menjadi komisaris, wewenang Ahok terbatas.

Contohnya tanggapan dari Direktur Eksekutif EnergyWatchMamit SetiawanmenilaiAhok lebih cocok jadi Direktur Utama (Dirut).

“Kalau saya memang melihatnya dengan kapasitas beliau ya bahwa dia memang bukan orang yang betul-betul paham migas (minyak dan gas). Tapi dengan kemampuan dan kapasitas beliau waktu menjadi Gubernur, saya melihatnya memang (Ahok) lebih pasnya (cocok) sebagai Dirut,” kata Mamit ketika dihubungi detikcom, Sabtu (23/11/2019). ( MM )