Maluku(Piru)SuaraRepublikNews.co.- Abdusalam Hehanussa resmi memimpin Partai Golkar Kabupaten Seram Bagian Barat masa bakti 2020-2025. Pelantikan dan kabinetnya dilakukan oleh Ketua DPD I Golkar Maluku, Ramli Ibrahim Umasugi di Gedung Hatutelu Piru, Senin (19/4) kemarin

Pelantikan ini turut dihadiri oleh Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat, Bupati Kabupaten Buru, Bupati Seram Bagian Timur, Wakil Bupati Kabupaten SBB, Sekda SBB, Ketua KPU SBB, Ketua Bawaslu SBB, Para Pimpinan Partai Dan Anggota-anggota DPRD SBB serta ratusan Kaders Partai Golkar SBB.

Hehanussa di hubungi via whatsapp, pada selasa (20/4/2021)menyatakan tekadnya untuk memenangkan Partai Golkar di bumi Bumi Saka Mese Nusa pada perhelatan politik Tahun 2024 mendatang

“Paling tidak semua Dapil di Seram Bagian Barat menghasilkan sumbangsih satu kursi dari dapil masing-masing di parlemen. Itu target yang paling ideal. Artinya setiap Dapil akan terisi satu kursi,” ujarnya penuh tekad.

Dia juga bilang, kehadiran tiga kepala daerah saat pelantikan kabinetnya memberikan energi positif serta sejarah baru partai Golkar Kabupaten SBB.

“Ini sejarah bagi Partai Golkar SBB, karena baru pertama kali pelantikan pengurus DPD II dihadiri oleh tiga Kepala Daerah. Kehadiran Ketua Golkar Maluku Ramli Umasugi selaku Bupati Buru dan Ketua Kordinator Kepartaian Abdul Mukti Keliobas selaku Bupati SBT serta M. Yasin Payapo sebagai Bupati SBB, akan menjadi spirit dan energi untuk membangun Partai Golkar kedepan di SBB,” ungkap Hehanussa.

“Itu artinya ada semangat baru untuk kami, untuk bagimana melakukan konsolidasi sesuai dengan hasil renungan yang dituangkan dalam pidato bahwa, ini tidak lagi tren politik ala kota jadi kami merubah tren politik itu dari dusun ke desa dan kota. Jadi kami melakukan terbalik karena mereka bukan lagi bagian termarginalkan oleh elit-elit politik,” imbuhnya.

Hehanussa menambahkan, kedepan Partai Golkar SBB akan memperkuat basis hingga ke dusun-dusun.

“Mereka adalah ujung tombak yang kemudian perlu intens dikawal melalui program pemberdayaan. Kenapa kami selalu bilang dusun, karena 119 dusun porter terbesar setelah itu 92 desa. Maka gerakan dusun dan desa harus dioptimalkan, sebab bila tidak, maka sangatlah rugi partai politik. Bukan hanya Golkar tetapi seluruh partai politik yang berkepentingan di 2024 akan rugi kalau tidak melakukan konsolidasi secara totalitas kedepan,” jelasnya.

Hehanussa menambahkan, setelah pelantikan ini akan ada audit organisasi. Langkah ini adalah sikap DPP Partai Golkar menginstruksikan kepada DPP maupun DPD, cara mengaudit organisasi ini adalah untuk bagiamana membentuk musyawarah kecamatan berjalan, musyawarah desa berjalan sampai dusun-dusun untuk melakukan sinergitas Porter orang Golkar dan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga  Buntut Pinjaman Pihak Ketiga, Pemkab Halbar Berhutang Rp130 Milyar

“Ada hal-hal yang di kemudian ditentukan dengan program-program nyata maka orang mencintai Golkar bukan soal siapa pemimpinnya tetapi partai Golkar karena partai Golkar membuka ruang dan menjanjikan hal-hal yang bisa membuat tarap hidup masyarakat itu sejahtera paling tidak ada program yang ril terhadap masyarakat,” tutup Hehanussa.

Maluku(I.w)