Jakarta, Suararepublik.news – Pabrik sepatu yang berlokasi di Kabupaten Tangerang, Banten melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) karena dampak penyebaran virus Corona (COVID-19). Menurut data Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang, PHK ini dilakukan terhadap 4.985 karyawan.

Informasi PHK tersebut beredar di media sosial lewat akun Twitter @AboutTNG. Dalam akun tersebut tertera cuitan yang dilampirkan foto menunjukkan aksi dan ekspresi karyawan usai kena PHK. Berikut cuitannya:

“Karyawan PT Victory Chingluh Indonesia yang terletak di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang melakukan kelulusan pabrik angkatan COVID-19,” tulis akun tersebut dan sudah disukai oleh 716 warganet, serta di cuit ulang sebanyak 466 kali.

Pihak Pemkab Tangerang pun membenarkan terjadi PHK di pabrik sepatu yang memproduksi merek dunia, salah satunya Nike.

“Iya betul ada (PHK), pihak perusahaan sudah menyampaikan ke kami datanya. PT Victory Chingluh Indonesia, 4.985 (karyawan) PHK dampak COVID-19,” ungkap Kepala Seksi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang Hendra kepada detikcom, Sabtu (23/5/2020).

Menurut Hendra, data jumlah karyawan yang kena PHK sudah diterima dari pihak perusahaan sejak Selasa (19/5).

“Jumlah itu yang disampaikan oleh pihak perusahaan ke kami tanggal 19 Mei 2020,” imbuh dia.

Perusahaan ikuti aturan

Hendra mengatakan, sebelum melakukan PHK perusahaan tersebut sudah menginformasikannya terlebih dahulu kepada Pemda. Selain itu, menurut Hendra perusahaan sudah menaati ketentuan PHK karyawan.

“Pada waktu pertemuan oleh Kepala Dinas sudah disampaikan agar mengikuti peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dari info yang disampaikan kepada kami (pesangon) dibayarkan, dan gaji sampai bulan Mei masih dibayarkan,” jelas Hendra.

Ia menambahkan produsen sepatu Nike itu sudah meminta bantuan Disnaker agar karyawan yang kena PHK bisa diarahkan mengikuti program Kartu Pra Kerja.

“Mereka minta dibantu untuk mendapatkan Kartu Pra Kerja,” tuturnya.